JENIS-JENIS PIDATO
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................................ i
DAFTAR ISI ........................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1
A. Latar Belakang .............................................................................................. 1
B. Rumusan Masalah ......................................................................................... 2
C. Tujuan ........................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................ 6
A. Pengertian Pidato........................................................................................... 6
B. Macam-Macam Pidato................................................................................... 6
C. Metode Pidato................................................................................................ 8
BAB III PENUTUP ................................................................................................ 11
A. Kesimpulan ................................................................................................... 11
B. Saran ............................................................................................................. 11
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 12
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan khalayak ramai atau berorasi dalam menyatakan pendapatnya, atau memberikan sebuah gambaran tentang sebuah hal. Umumnya pidato dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi dan pernyataan terkait hal-hal atau peristiwa penting serta patut untuk diperbincangkan. Pidato biasanya dibuat oleh seorang pemimpin untuk memimpin serta berorasi di depan khalayak ramai atau anak buahnya. Menurut Wirajaya, 2008:123 “Pidato adalah suatu ucapan dengan susunan yang baik untuk disampaikan kepada orang banyak. Pidato juga berarti kegiatan seseorang yang dilakukan di hadapan orang banyak dengan mengandalkan kemampuan bahasa sebagai alatnya”. Menurut Emha Abdurrahman Pidato adalah penyampaian uraian secara lisan tentang sesuatu hal(masalah) dengan mengutarakan keterangan sejelas-jelasnya di hadapan massa atau orang yang banyak pada suatu waktu tertentu.
Pidato biasanya di sampaikan untuk mempengaruhi pendengarrnya, karena seseorang yang berpidato pasti menyampaikan sesuatu topik, dalam topik tersebut akan ada ajakan dan pembelajaran. Selain itu pidato juga disampaikan untuk menyampaikan sebuah informasi yang di sampaikan oleh seseorang kepada khalayak ramai. Pidato biasanya di sampaikan oleh orang yang berpengaruh seperti contohnya : Presiden, Rektor, Ustdadz dan sebagainya, tentunya pidato harus di persiapkan dengan baik agar informasi yang di berikan dapat di mengerti oleh semua orang dan tidak terjadi multi tafsir terhadap para pendengar.
B. Rumusan Masalah
a. Apa pengetian pidato?
b. Apa saja macam macam pidato dan tujuan nya?
c. Apa saja metode pidato?
C. Tujuan
a. Mengetahui yang dimaksud pengetian pidato;
b. Mengetahui apa saja macam macam pidato;
c. Mengetahui apa saja mtode pidato;
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian pidato
Pidato adalah kegiatan berbicara yang kita lakukan di depan umum. Namun, tidak semua orang dapat melakukan hal tersebut. Hal itu karena, ketidaksiapan ataupun tidak adanya pengalaman berbicara di hadapan orang banyak meskipun pada dasarnya setiap orang dapat berbicara[1]. Umumnya pidato dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi dan pernyataan terkait hal-hal atau peristiwa penting serta patut untuk diperbincangkan. Pidato biasanya dibuat oleh seorang pemimpin untuk memimpin serta berorasi di depan khalayak ramai atau anak buahnya. Menurut Wirajaya, 2008:123 “Pidato adalah suatu ucapan dengan susunan yang baik untuk disampaikan kepada orang banyak. Pidato juga berarti kegiatan seseorang yang dilakukan di hadapan orang banyak dengan mengandalkan kemampuan bahasa sebagai alatnya”. Menurut Emha Abdurrahman Pidato adalah penyampaian uraian secara lisan tentang sesuatu hal(masalah) dengan mengutarakan keterangan sejelas-jelasnya di hadapan massa atau orang yang banyak pada suatu waktu tertentu.
B. Macam macam pidato dan tujuan nya
Pidato mempunyai beberapa ciri dan perbedaan sesuai dengan jenis nya, jenis jenis pidato antara lain adalah :
a) Pidato sambutan
Pidato sambutan adalah pidato yang dibawakan pada suatu acara, pidato ini biasanya disampaikan oleh orang-orang penting atau orang-orang yang disegani. Pidato sambutan bisa dilakukan oleh beberapa orang dalam waktu[2].
b) Pidato Peresmian
Pidato peresmian merupakan pidato yang disampaikan pada acara peresmian.
c) Pidato pertanggung jawaban
Pidato pertanggung jawaban merupakan pidato yang disampaikan oleh seseorang terkait laporan penyelenggaraan atau pertanggung jawaban sebuah acara.
d) Pidato laporan
Pidato laporan merupakan pidato yang berisi terkait laporan dari sebuah tugas atau kegiatan tertentu.
e) Pidato Pembukakan
Pidato Pembukakan merupakan pidato singkat yang disampaikan dari seorang MC atau pembawa acara.
f) Pidato Pencerahan
Pidato Pencerahan merupakan pidato yang memiliki tujuan untuk mengarahkan pada sebuah pertemuan atau rapat.
Pidato yang di sampaikan seseorang pasti memiliki tujuan tersendiri, untuk menarik perhatian dari para pendengar beberapa tujuan ini seringkali di pakai oleh banyak ahli pidato, antara lain tujuan tersebut ialah :
1. Memberi informasi
Secara umum tujuan dari pidato adalah untuk menyampaikan informasi kepada khalayak mengenai suatu hal. Informasi dalam pidato ini biasanya bersifat fakta dan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya[3].
2. Mempengaruhi (mempersuasi)
Kalimat-kalimat dalam pidato bersifat persuasi, pembicara menginginkan agar pendengar melakukan apa yang dikatakan oleh pembicara. Oleh karena itu kemampuan berbicara sangatlah dituntut di sini. Agar apa yang disampaikan dapat diterima dan dicerna oleh pendengar serta dapat ditindak lanjuti sesuai dengan yang diharapkan oleh pembicara.
3. Menghibur (rekreatif)
Pidato dapat menghibur, jika dalam penyampaiannya pembicara bisa mempengaruhi pendengar. Alangkah lebih baik dalam penyampaian pidato pembicara menyelipkan humor- humor ringan. Misalnya berkaitan dengan masalah kehidupan sehari-hari.
Tujuan khusus pidato, ialah Sifat khusus berhubungan dengan kepahaman pendengar terhadap apa yang diucapkan oleh pembicara. Sebagai contoh pembicara mengambil topik tentang hikmah berpuasa, tujuan umumnya adalah memberikan informasi. Dan tujuan khususnya adalah agar pendengar dapat mengetahui dan memahami bahwa puasa mendatangkan manfaat kesehatan, membantu memperbaiki metabolisme pencernaan.
C. Metode pidato
Dalam berpidato seoang orator harus memiliki metode, seperti strategi perang seorang komandan harus membuat strategi agar serangan yang di lancarkan tepat mengenai sasaran dan dapat mencapai tujuan, metode yang di pakai haruslah sesuai dengan kondisi dan keadaan agar poin yang di sampaikan dapat di terima dengan baik oleh semua orang dan menghindari terjadinya multitafsir dalam pemahaman tersebut. Berikut adalah metode pidato :
· Pidato serta merta (impromtu)
Pidato ipromtu disampaikan secara mendadak, tanpa adanya persiapan sebelum menyampaikan pidato. Baik persiapan teks pidato maupun persiapan mental. Orang yang memiliki wawasan luas tidak akan mengalami kesulitan yang berarti ketika harus berpidato dengan teknik impromtu ini. Metode ini tentu memiliki kelemahan dan kelebihan.
Kelebihan
Perasaan dari pembicara dapat tersalurkan, tanpa harus terbatas kepada teks. Otak kita akan terbiasa berpikir, dengan kebiasaan ini maka untuk kesempatan selanjutnya kita tidak lagi takut dan panik ketika harus memberikan sebuah pidato, walaupun tanpa persiapan sebelumnya. Hal yang ingin kita sampaikan dapat dengan mudah diterima oleh pendengar karena perhatian kita terfokus kepada pendengar.
Kekurangan
Tidak semua orang dapat berbicara lancar di depan umum, karena berbicara di depan umum membutuhkan keahlian khusus. Kesulitan dalam memilih kata-kata, hal ini bisa membuat apa yang hendak kita ucapkan jadi ambigu.
· Pidato naskah
Pidato naskah berarti ketika kita menyampaikan pidato, maka kita membaca naskah yang telah dipersiapkan sebelumnya. Contoh pidato presiden pada hari kemerdekaan, pidato itu dibaca bukan disampaikan.
Kelebihan
Kemungkinan salah berbicara akan berkurang, karena kata-kata yang akan diucapkan sudah terangkum dalam teks yang akan dibaca. Pernyataan yang akan disampaikan dapat dihemat, kita hanya menyampaikan apa yang tersurat dalam teks. Terkadang jika tidak disertai dengan teks maka kemungkinan kita untuk berbicara boros lebih besar.
Kekurangan
Orang yang berpidato lebih akan terpaku kepada teks yang dibacanya, dan terkesan mengabaikan pendengar. Intonasi, jeda, dan pelafalan sering terabaikan
· Pidato menghapal
Sesuai dengan namanya, metode menghapal ini adalah teknik berpidato dengan cara mengahapal teks pidato terlebih dahulu. Orang yang berpidato membuat konsep pidato atau teks pidatonya kemudian menghapal teks tersebut.
Kelebihan
Kata-kata yang dipilih adalah katata-kata yang bagus, karena sudah dipersiapkan sebelumnya.
Kekurangan
Jika kita lupa pada suatu kalimat, maka kekacauan akan bisa terjadi. Karena satu kalimat dengan kalimat lainnya saling berhubungan. Maka ketika kita menghapal, jika ada kata-kata yang kita lupa maka kemungkinan kalimat pidato kita bisa berantakan.Dalam menyampaikan pidato kita akan terlihat kaku, karena kesan menghapal itu akan terbaca dari wajah kita.
· Pidato ekstemporan
Pidato ekstemporan adalah pidato yang sudah disiapkan catatan-catatan penting dari apa yang akan disampaikan nanti ketika berbicara. Pembicara bebas untuk memilih kata-kata yang akan disampaikan. Catatan-catatan penting yang sudah disiapkan itu berfungsi untuk mengingatkan pembicara pada urutan ide pembicaraan yang akan disampaikan.
Kelebihan
Pembicara dan pendengar tetap bisa saling berkomunikasi. Pesan yang disampaikan fleksibel.
kekurangan
adanya kemungkinan akan menyimpang dari garis-garis besar yang sudah dibuat.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan khalayak ramai atau berorasi dalam menyatakan pendapatnya, atau memberikan sebuah gambaran tentang sebuah hal. Umumnya pidato dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi dan pernyataan terkait hal-hal atau peristiwa penting serta patut untuk diperbincangkan. Pidato biasanya dibuat oleh seorang pemimpin untuk memimpin serta berorasi di depan khalayak ramai atau anak buahnya. Dalam berpidato seorang orator harus menyiapkan metode yang akan di sampaikan agar isi dan maksud yang di sampaikan dapat di terima dengan baik oleh pendengarnya. Tentu saja pidato memiliki sebuah tujuan yaitu untuk berhubungan dengan kepahaman pendengar terhadap apa yang diucapkan oleh pembicara supaya apa yang di sampaikan dapat di pahami dengan baik, dengan begitu sorang orator telah sukses untuk mempengaruhi pendengarnya.
B.
DAFTAR PUSTAKA
A.M., Enno, 2006. Kamu Juga Bisa Jadi Dai Cilik, Bandung: Penerbit Mizan,
Keraf, Goys, 2007. Diksi dan Gaya Bahasa, Jakarta: penerbit Gramedia.
Avianto Luthfi, 2017. Ayo Belajar Pidato, Jakarta: Penerbit PT Mediantara Semesta.
Komentar
Posting Komentar